Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi: Bekerja, Bekerja dan Bekerja untuk Rakyat
Keponesia.com |“Bekerja, bekerja dan bekerja. Laksanakan tugas dengan semangat dan penuh tanggung jawab.” Pesan tegas itu menjadi dorongan bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0206/Dairi saat memulai pengerjaan sasaran fisik di Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (14/10/2026). Di bawah kepemimpinan Dansatgas Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., program TMMD diarahkan untuk membuka akses jalan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan dari desa.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Satgas TMMD ke-130 mengerahkan satu unit buldoser dan satu unit ekskavator untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Sasaran fisik yang dikerjakan meliputi penyiapan badan jalan sepanjang 3.700 meter, perkerasan jalan sepanjang 1.000 meter, pembuatan dua unit plat beton, serta pembukaan jalan sepanjang 1.000 meter. Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta memperlancar akses menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Arm Denni Andika Wardana menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pengerahan alat berat dan tenaga personel, tetapi juga pada semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Ia mengajak warga Desa Sibongkaras dan Desa Kuta Tinggi untuk memanfaatkan momentum TMMD dengan terlibat aktif dalam semangat gotong royong, termasuk mengoptimalkan lahan-lahan tidur yang berpotensi mendukung peningkatan ekonomi keluarga. Dansatgas juga mengingatkan seluruh personel agar mengutamakan keselamatan kerja, terutama di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang berpotensi menimbulkan bencana tanah longsor. Menurutnya, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Harapan terhadap pembangunan jalan tersebut dirasakan langsung oleh Jalasmen Berutu (54), warga Dusun III Sipegih, Desa Sibongkaras. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan akses selama ini menjadi persoalan serius bagi warga, khususnya ketika ada orang sakit yang membutuhkan pertolongan. Dalam kondisi tertentu, warga harus memikul orang sakit dan berjalan kaki sejauh sekitar 13 kilometer dengan waktu tempuh hingga enam jam. “Keresahan kami sebagai warga terobati karena jalan kami diperbaiki oleh TNI. Terima kasih kepada TNI. Selama ini, bila ada yang sakit, kami harus memikulnya dan berjalan sepanjang 13 kilometer, bahkan memakan waktu enam jam,” ungkap Jalasmen, menggambarkan beratnya perjuangan warga sebelum akses jalan diperbaiki.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0206/Dairi berupaya menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar menyelesaikan sasaran fisik. Jalan yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah warga memperoleh pelayanan kesehatan, mendukung aktivitas pendidikan, serta membuka peluang ekonomi desa. Bagi Satgas TMMD, semangat “Bekerja, bekerja dan bekerja untuk rakyat” menjadi pengingat bahwa setiap tenaga yang dicurahkan harus bermuara pada manfaat bagi masyarakat. Dengan mengedepankan gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, pembangunan di Sibongkaras diharapkan menjadi langkah nyata menuju kehidupan desa yang lebih mudah, produktif, dan sejahtera. (Redaksi)
