KEPONESIA
E-KEPO

KAI Divre I Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Pasca-Gempa M 6,4 Simalungun

KAI Divre I Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Pasca-Gempa M 6,4 Simalungun

KAI Divre I Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Pasca-Gempa M 6,4 Simalungun

Keponesia | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan kondisi prasarana dan operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap aman pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Simalungun, Sabtu (15/8).

Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa KAI sempat memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap seluruh perjalanan kereta api sebagai langkah pencegahan guna memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah menerima informasi gempa, kami langsung berkoordinasi dengan unit terkait dan memberlakukan BLB terhadap seluruh perjalanan kereta api. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan,” ujar Anwar di Simalungun, Sabtu.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.54 WIB dengan magnitudo 6,4 dan kedalaman 163 kilometer. Pusat gempa berada sekitar 10 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara. Getaran gempa turut dirasakan masyarakat di Kota Tebing Tinggi, Kabanjahe, Limapuluh, Simalungun Raya, Kota Pematangsiantar, hingga Pangururan.

Pemeriksaan secara menyeluruh dilakukan oleh tim KAI Divre I Sumatera Utara yang mencakup kondisi jalur rel, bangunan stasiun, hingga prasarana perkeretaapian lainnya untuk memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi membahayakan perjalanan.

Pada pukul 18.50 WIB, pemeriksaan prasarana di seluruh wilayah Sumatera Utara selesai dilakukan dan dinyatakan aman. Selanjutnya, operasional kereta api mulai dijalankan kembali secara bertahap sesuai dengan batas kecepatan yang diizinkan.

Penerapan prosedur pengamanan BLB tersebut sempat menyebabkan keterlambatan pada sejumlah perjalanan kereta api di Sumatera Utara hingga 52 menit karena harus menunggu jalur selesai diperiksa.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan perjalanan ini. KAI akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa serta memastikan seluruh prasarana di wilayah Divre I Sumatera Utara berada dalam kondisi siap dan aman untuk digunakan,” pungkas Anwar. (Arya)

Berita Terkait

Lilawangsa Run 2026 di Lhokseumawe Sukses Sedot Peserta Internasional

Daffa Arya

Lokomotif DSM 38 Jadi Saksi Sejarah Perkeretaapian Sumut Sejak 1913

Daffa Arya

Ketua DPRD Kota Medan Dukung Pelantikan dan Raker FORWAKA Belawan, Perkuat Sinergi Pers dan Legislatif

Daffa Arya

Hari CU Dampingan YAPIDI 2026, Pemkab Deli Serdang Dukung Pemberdayaan Perempuan melalui Koperasi dan UMKM

Daffa Arya

Ribuan Warga Meriahkan Bakti Sosial dan Bazar TNI di Lapangan Benteng Medan

Daffa Arya

PLN Bergerak Serentak Perkuat Keandalan Listrik di Rantau dan Kotapinang

Daffa Arya

Leave a Comment