KEPONESIA
ABDI NEGARA

Begini Perjuangan Beko Membuka Jalan di Sibongkaras

Pembukaan Jalan TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Capai 530 Meter di Sibongkaras,

Begini Perjuangan Beko Membuka Jalan di Sibongkaras

Keponesia.com | Bukan pekerjaan biasa. Di tengah kawasan perbukitan terjal kaki Bukit Barisan, satu unit excavator atau beko terus bergerak mengeruk tanah dan memotong tebing demi membuka akses jalan yang menghubungkan Desa Kuta Tinggi menuju Desa Sibongkaras, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat. Deru mesin alat berat itu menjadi bagian dari perjuangan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0206/Dairi dalam mengejar target pembangunan infrastruktur yang diharapkan membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat desa. Minggu (8/11/2026).

 

Dalam proses pengerjaan, beko memiliki peran penting untuk membentuk badan jalan dengan mengeruk material tanah, memangkas lereng perbukitan, serta menata kontur permukaan agar jalur yang dibuka memiliki bentuk dan kestabilan sesuai kebutuhan konstruksi. Pekerjaan tersebut tidak mudah karena lokasi pembangunan berada di kawasan dengan medan berat, dikelilingi tebing curam dan jurang. Untuk mendukung percepatan pekerjaan, Satgas TMMD juga mengerahkan satu unit bulldozer serta dua unit traktor yang bertugas mengangkut material batu, pasir, semen, dan air menuju lokasi pembangunan.

 

Program TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 ini memiliki sejumlah sasaran fisik, yakni penyiapan badan jalan sepanjang 3.700 meter, perkerasan jalan sepanjang 1.000 meter, pembangunan dua unit plat beton, serta pembukaan jalan baru sepanjang 1.000 meter dengan lebar 6 meter. Seluruh pekerjaan diarahkan untuk menghadirkan akses transportasi yang lebih memadai bagi masyarakat. Tantangan semakin terasa ketika hujan turun pada siang hingga sore hari, sehingga kondisi tanah dan medan pekerjaan membutuhkan perhatian ekstra. Meski demikian, Satgas TMMD terus mengoptimalkan penggunaan alat berat agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.

 

Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa kondisi geografis yang berat tidak boleh menjadi penghalang dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pengerahan alat berat merupakan bagian dari strategi untuk mempercepat pembukaan jalan sekaligus memastikan pekerjaan dilakukan secara efektif dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan. Ia berharap pembangunan akses Kuta Tinggi–Sibongkaras nantinya dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses jalan.

 

Melalui TMMD ke-130, Kodim 0206/Dairi kembali menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan. Di balik kerasnya suara mesin beko, beratnya medan perbukitan, dan tantangan cuaca, terdapat semangat pengabdian untuk menghadirkan perubahan bagi masyarakat. Jalan yang sedang diperjuangkan bukan sekadar jalur penghubung antardesa, melainkan jembatan harapan menuju kehidupan yang lebih mudah dan sejahtera. Sejalan dengan tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, TNI terus hadir bersama rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat. (Redaksi)

Berita Terkait

Dua Jam Menembus Jalan Ekstrem, Warga Sibongkaras Kini Menyimpan Harapan Besar pada TMMD Ke-130

Daffa Arya

Air Bersih Jadi Harapan Warga, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Bangun Sumur Bor di Kantor Desa Kuta Dame

Daffa Arya

Dandim 0206/Dairi Cek Kesiapan TMMD ke-130 di Pakpak Bharat, Ribuan Meter Jalan Jadi Sasaran Pembangunan

Daffa Arya

Diguyur Hujan Setiap Sore, Excavator dan Bulldozer Tetap Bergerak Demi Akses Rakyat

Daffa Arya

Sejauh 1.000 Meter, Jalan TMMD ke-130 Jadi Tumpuan Harapan Masyarakat Sibongkaras

Daffa Arya

Tak Boleh Asal Pasang! Satgas TMMD Pastikan Konstruksi Plat Beton Berkualitas

Daffa Arya

Leave a Comment