BPBD Demak Distribusikan 500 Tangki Air Bersih ke 13 Kecamatan
Keponesia.com I Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak terus mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan maupun terdampak bencana lainnya.
Hingga 3 Oktober 2026, BPBD Kabupaten Demak mencatat sebanyak 500 tangki air bersih dengan total volume mencapai 2.500.000 liter telah didistribusikan kepada masyarakat, fasilitas pendidikan, serta sejumlah fasilitas pelayanan publik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, S.IP., MM, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan air.
“Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan fasilitas umum yang mengalami keterbatasan air,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (3/10).
Distribusi bantuan tersebut telah menjangkau 13 kecamatan, yakni Karanganyar, Mranggen, Guntur, Wedung, Gajah, Wonosalam, Demak, Sayung, Kebonagung, Dempet, Karangawen, Mijen, dan Karangtengah.
Di Kecamatan Karanganyar, misalnya, BPBD menyalurkan bantuan ke Desa Ngaluran sebanyak 72 tangki, Desa Undaan Kidul 46 tangki, MTs Manbaul Huda Cangkring Rembang dua tangki, Desa Kedungwaru Lor enam tangki, serta SDN 2 Ngaluran satu tangki.
Sementara itu, di Kecamatan Mranggen, distribusi dilakukan ke sejumlah desa dengan jumlah yang cukup besar. Desa Kalitengah menerima 75 tangki, Banyumeneng 65 tangki, Sumberejo 29 tangki, Kebonbatur 19 tangki, Jamus 15 tangki, dan Kangkung 13 tangki. Bantuan juga disalurkan ke sejumlah sekolah dan pondok pesantren.
Di Kecamatan Guntur, pendistribusian air bersih dilakukan di Desa Trimulyo sebanyak 17 tangki dan Desa Sidoharjo sebanyak lima tangki untuk penanganan dampak banjir.
Selain untuk menangani kekeringan dan dampak banjir, BPBD Demak juga menyalurkan air bersih untuk kegiatan sosial. Di Kecamatan Wedung, masing-masing satu tangki bantuan disalurkan ke Desa Jungpasir, Kedungmutih, Bungo, dan Ruwit.
Di Kecamatan Gajah, bantuan air bersih antara lain disalurkan ke Desa Sambung sebanyak 16 tangki, Desa Mlekang 10 tangki, SDN 1 Melatiharjo tiga tangki, SDN 2 Gajah dua tangki, serta Desa Gedangalas dua tangki untuk kegiatan sosial Pramuka.
Sementara di Kecamatan Demak, distribusi dilakukan ke sejumlah lokasi, di antaranya Desa Sedo sebanyak 18 tangki, Desa Raji 12 tangki, Desa Turirejo 12 tangki, Desa Bango tujuh tangki, Desa Kedondong tujuh tangki, Pasar Desa Sedo lima tangki untuk penanganan kebakaran, serta RSUD Sunan Kalijaga Demak empat tangki.
Distribusi air bersih juga menjangkau wilayah Kecamatan Sayung, Kebonagung, Dempet, Karangawen, Mijen, dan Karangtengah.
Agus menegaskan, pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons BPBD terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan.
Menurutnya, BPBD akan terus melakukan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Selain menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten Demak.
BPBD Kabupaten Demak mengimbau masyarakat yang membutuhkan penanganan kebencanaan agar segera melaporkan kondisi di wilayah masing-masing melalui saluran komunikasi resmi BPBD. (*)
