KEPONESIA
E-KEPO

BRI Medan Putih Hijau Gelar Pelatihan Budaya Prima dan Edukasi Keuangan di Rutan Perempuan Medan

BRI Medan Putih Hijau Gelar Pelatihan Budaya Prima dan Edukasi Keuangan di Rutan Perempuan Medan

BRI Medan Putih Hijau Gelar Pelatihan Budaya Prima dan Edukasi Keuangan di Rutan Perempuan Medan

Keponesia.com I Rutan Perempuan Kelas IIA Medan menggandeng Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Medan Putri Hijau untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pelatihan Budaya Prima dan edukasi keuangan bagi pegawai.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu, 23 September 2026, di Aula Rutan Perempuan Kelas IIA Medan. Pelatihan diikuti jajaran pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan yang profesional, ramah, cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta warga binaan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Rutan Perempuan Kelas IIA Medan dalam mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sekaligus memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Rutan Perempuan Kelas IIA Medan diketahui telah meraih predikat WBK pada 2021.

Selain materi pelayanan prima, BRI memberikan edukasi keuangan yang meliputi pengelolaan keuangan secara bijak, pemanfaatan layanan perbankan, transaksi digital, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan data perbankan. Edukasi keuangan merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mampu mengambil keputusan dan mengelola keuangan dengan lebih baik.

Branch Office Head BRI BO Medan Putri Hijau, Wicaksono HP, mengatakan pelayanan prima dan literasi keuangan memiliki keterkaitan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Pelayanan prima bukan hanya tentang kecepatan dalam memberikan layanan, tetapi juga bagaimana kita membangun komunikasi yang baik, menunjukkan sikap ramah dan empati, serta memberikan informasi yang benar dan mudah dipahami. Hal ini perlu didukung dengan pemahaman keuangan yang memadai agar setiap layanan dapat diberikan secara bertanggung jawab,” ujar Wicaksono.

Menurutnya, pegawai yang berinteraksi langsung dengan masyarakat perlu memiliki kemampuan komunikasi sekaligus pemahaman dasar mengenai layanan keuangan, terutama di tengah meningkatnya penggunaan layanan perbankan digital.

“Melalui edukasi keuangan ini, kami ingin berbagi pemahaman mengenai cara mengelola keuangan dengan bijak, mengenali layanan perbankan sesuai kebutuhan, menggunakan transaksi digital secara aman, dan melindungi data pribadi dari berbagai risiko kejahatan digital,” katanya.

Wicaksono menjelaskan, pemahaman tersebut penting agar masyarakat dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara tepat, aman, dan sesuai dengan kemampuan. BRI juga secara konsisten mendorong peningkatan literasi keuangan melalui edukasi layanan perbankan digital dan keamanan transaksi.

“Setiap petugas merupakan wajah dari institusinya. Karena itu, masyarakat maupun warga binaan harus merasa dihargai, didengar, dan mendapatkan kepastian atas layanan yang mereka terima. Dalam memberikan edukasi keuangan, informasi juga harus disampaikan secara sederhana, transparan, dan tidak membingungkan,” ucap Wicaksono.

Ia menambahkan, budaya pelayanan prima harus diterapkan secara konsisten dalam setiap proses kerja, mulai dari menyambut pengguna layanan, memberikan informasi, menangani kebutuhan, hingga menindaklanjuti pengaduan.

“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Perubahan budaya pelayanan dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu melayani dengan tulus, bekerja dengan integritas, memberikan solusi, serta menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi,” tuturnya.

Wicaksono turut mengapresiasi komitmen Rutan Perempuan Kelas IIA Medan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun Zona Integritas.

“BRI menyambut baik kesempatan untuk berkolaborasi dengan Rutan Perempuan Kelas IIA Medan. Kami berharap pelatihan Budaya Prima dan edukasi keuangan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi pegawai, mendukung peningkatan kualitas pelayanan, serta memperkuat langkah Rutan Perempuan Kelas IIA Medan menuju predikat WBBM,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Perempuan Kelas IIA Medan diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, akuntabel, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan pemahaman keuangan bagi para pegawai dan pengguna layanan. (Arda)

Berita Terkait

Lilawangsa Run 2026 di Lhokseumawe Sukses Sedot Peserta Internasional

Daffa Arya

Ribuan Warga Meriahkan Bakti Sosial dan Bazar TNI di Lapangan Benteng Medan

Daffa Arya

AMPI Sumut Bersama Forum Wartawan Tri Matra Soroti Penebangan 2.788 Pohon

Daffa Arya

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Sampan Tenggelam di Sungai Sei Belawan pada Hari Kedua Operasi

Daffa Arya

Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo

Daffa Arya

Anak Jurnalis Medan Harumkan Nama Kota, Raih Prestasi Nasional hingga Internasional

Daffa Arya

Leave a Comment