Keponesia | Telkomsel menggelar aksi penanaman 2.000 bibit mangrove di Gampong Sungai Lueng, Kota Langsa, Aceh, Kamis 20 November 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program keberlanjutan Telkomsel Jaga Bumi – Carbon Offset, yang menggandeng Jejak.in serta melibatkan pelanggan sebagai kontributor penghijauan melalui penukaran Telkomsel Poin dan uCoin.
Melalui program ini, telah dilakukan 12.731 penanaman bibit pohon mangrove di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan di setiap proses bisnis Telkomsel.
GM Mobile Consumer Busines Region Sumbagut Telkomsel, Agung E Setyobudi, mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan bentuk komitmen nyata perusahaan dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir dan mengurangi emisi karbon.
“Melalui program Carbon Offset, kami mengajak pelanggan untuk ikut berkontribusi dalam aksi ramah lingkungan secara mudah dan berdampak besar. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara kolaboratif,” katanya.
Kegiatan ini diikuti oleh karyawan Telkomsel, pengelola Kawasan hingga komunitas lokal. Selain penanaman mangrove, peserta juga mendapatkan edukasi langsung mengenai fungsi ekologis mangrove, manfaatnya dalam mencegah abrasi pesisir, serta proses monitoring area penanaman selama satu tahun ke depan.
Lokasi penanaman berada di area hutan mangrove Gampong Sungai Lueng, Langsa Timur, Aceh, yang menjadi salah satu kawasan prioritas dalam upaya rehabilitasi lingkungan.
“Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak lingkungan yang signifikan bagi kawasan pesisir Langsa, sekaligus menginspirasi lebih banyak masyarakat dan pelanggan untuk bersama-sama mengambil langkah kecil yang berarti bagi bumi,” katanya.
