Gempa M 7,7 Guncang NTT, Kerusakan Dilaporkan di Maumere dan Labuan Bajo
Keponesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mengumpulkan dan memutakhirkan laporan terkait korban serta dampak kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB.
Berdasarkan laporan sementara yang diterima BNPB, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tersebut.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pihaknya masih menerima laporan dari tim di lapangan terkait korban jiwa maupun kerusakan yang ditimbulkan gempa.
“BNPB terus mengumpulkan laporan dari tim di lapangan. Untuk korban jiwa, yang kami terima sementara ada dua orang meninggal dunia,” ujar Berton dalam konferensi pers yang digelar BMKG melalui Zoom, Sabtu (15/8/2026).
Berton menjelaskan, prioritas BNPB saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat serta mencegah adanya korban tambahan akibat gempa susulan maupun berbagai bahaya ikutan yang berpotensi terjadi.
Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap tenang dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari BMKG dan pihak berwenang.
BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki bangunan yang mengalami keretakan karena dapat membahayakan keselamatan apabila terjadi gempa susulan. Warga juga diminta tetap menjauhi kawasan pantai.
Sementara itu, Direktur Seismologi Teknik, Geofisika, Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menyampaikan sejumlah laporan sementara terkait kerusakan akibat gempa dengan tingkat intensitas yang berbeda di sejumlah wilayah NTT.
Pada intensitas IV–V MMI, dilaporkan terdapat tembok rumah sederhana yang roboh di Maumere. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di wilayah Manggarai Barat dan Labuan Bajo.
Sedangkan pada intensitas VI–VII MMI, kerusakan dilaporkan terjadi di Pelabuhan Maumere dan Hotel Jayakarta Bajo.
“BMKG akan melakukan survei ke lokasi terdampak mulai hari ini. Jika ada pembaruan dan informasi terkini, akan kami sampaikan,” kata Teguh.
BNPB dan BMKG bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan serta pemutakhiran data mengenai korban dan kerusakan akibat gempa. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah dilakukan verifikasi di lapangan. (*)
