KEPONESIA
HEADLINEOTOMOTIF

Cara Menyelamatkan Motor yang Terendam Banjir

Motor Terendam Banjir

Keponesia | Salah satu dampak dari banjir yang dirasakan masyarakat di lokasi bencana adalah kerusakan pada kendaraan bermotor mereka. Banyak warga mencoba menyalakan motor setelah banjir surut, padahal langkah tersebut dapat memperparah kerusakan.

Menurut Technical Specialist Pertamina Lubricants, Tri Purwanto, air yang masuk ke mesin dapat mengubah karakteristik pelumas secara signifikan sehingga tidak lagi mampu melindungi komponen mesin dari gesekan.Banjir

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat mempercepat keausan komponen, menurunkan performa mesin, dan meningkatkan risiko kerusakan serius termasuk korosi.

Tri menjelaskan bahwa oli yang tercampur air harus segera dikuras atau dilakukan flushing untuk memastikan tidak ada sisa air di dalam mesin sebelum diisi oli baru. Warna oli yang sudah berubah menjadi kecokelatan dan berbusa seperti susu merupakan tanda jelas bahwa air telah masuk.

Selain penggantian oli, Tri menyarankan beberapa langkah penting berikut:

– Periksa ruang bakar dan lepaskan busi untuk memastikan tidak ada air yang masuk.

– Untuk motor matic, cek oli gear dan ganti jika ditemukan indikasi pencampuran air.

– Cek filter udara dan knalpot agar benar-benar kering sebelum motor dinyalakan.

– Periksa sistem kelistrikan, terutama kabel dan soket, untuk menghindari korsleting akibat sisa air.

 

Berita Terkait

Galaxy S25 FE Hadirkan Cara Baru Persiapan Interview: Latihan, Riset, dan Analisis Real-Time Berkat Gemini AI

Jhon Chan

Kapan Minyak Rem Harus Diganti? Panduan Lengkap Waktu dan Ciri-Cirinya

Jhon Chan

Lupakan Power Bank! Ini 5 HP Baterai 7000 mAH Terbaik 2026, Tahan Dipakai Seharian

Jhon Chan

JETOUR T2 Kembali Pimpin Segmen SUV China Bermesin Bensin

Jhon Chan

5 Mobil Bekas Masih Layak Dibeli 2026

Jhon Chan

Motor Listrik Sprinto Hadir di Medan, Ini Keunggulannya

Jhon Chan

Leave a Comment