KEPONESIA
BISNIS

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital Hadapi Lonjakan Trafik Nataru

Lintasarta Siapkan Infrastruktur Digital
BACA CEPAT
  • Lintasarta memastikan kesiapan infrastruktur digital untuk menghadapi lonjakan layanan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
  • Trafik internet pelanggan industri meningkat hingga 111 persen dan diproyeksikan terus tumbuh pada Nataru mendatang.
  • Lintasarta menyiapkan empat pilar utama serta NOC 24 jam untuk menjaga keandalan layanan strategis nasional.

Keponesia | Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Lintasarta memastikan kesiapan infrastruktur digital, guna menjamin kelancaran layanan saat terjadi lonjakan aktivitas masyarakat.

Lintasarta menyiagakan jaringan backbone, cloud, dan sistem keamanan siber guna menopang operasional kepada lebih dari 2.300 pelanggan korporasi dari berbagai industri strategis nasional.

Pada periode Nataru kali ini, trafik internet pelanggan industri tercatat meningkat hingga 111% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tren ini diproyeksikan berlanjut pada Nataru 2025/2026, seiring meningkatnya ketergantungan industri dan layanan publik terhadap sistem digital yang bersifat mission-critical.

“Lonjakan trafik diakhir tahun bukan sekadar tantangan teknis, tetapi menyangkut stabilitas layanan publik dan kelangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu kesiapan infrastruktur dan keandalan layanan menjadi prioritas utama kami,” kata Zulfi Hadi, Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta.

Kesiapan 4C untuk Menjaga Layanan Strategis Nasional

Lintasarta memastikan kesiapan menyeluruh pada empat pilar utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Perusahaan memprioritaskan kesiapan infrastruktur connectivity berkapasitas tinggi untuk menjamin high bandwidth, high availability, serta low latency. Kesiapan konektivitas ini menjadi fondasi utama dalam menopang sistem transaksi yang bersifat real-time dan mission-critical.

Di atas fondasi tersebut, Lintasarta memperkuat tiga pilar lainnya, cloud untuk menjamin skalabilitas dan ketersediaan sistem, cybersecurity untuk menjaga keamanan data dan transaksi, serta collaboration melalui kesiapan solusi digital untuk memastikan layanan keuangan dan sektor strategis nasional tetap berjalan aman, stabil, dan berkelanjutan sepanjang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kesiapan Operasional Layanan

Lintasarta melalui connectivity operation juga mengoperasikan Network Operations Center (NOC) 24 jam penuh setiap harinya, untuk memastikan pemantauan real-time serta respons cepat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur jaringan, spare part, dan operation management yang didukung backup dan system redundancy untuk menghadapi momen natal dan tahun baru.

Kesiapan NOC, tim engineer lapangan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia maupun tim eskalasi yang beroperasi 24×7 serta dukungan mitra yang optimal, merupakan komitmen nyata untuk menjaga kehandalan serta performansi layanan untuk pelanggan sebagai prioritas utama.

Menjaga Denyut Ekonomi Digital di Penghujung Tahun

Melalui kesiapan operasional dan infrastruktur yang terintegrasi, Lintasarta menegaskan perannya sebagai penopang utama ekosistem digital nasional di momen krusial akhir tahun. Di tengah meningkatnya ketergantungan industri dan masyarakat terhadap layanan digital, Lintasarta memastikan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat dilalui dengan keandalan jaringan, keamanan sistem dan kontinuitas layanan yang terjaga.

Berita Terkait

Pertamina Laporkan Percepatan Distribusi Energi di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

Jhon Chan

Tips Aman Cek Resi J&T Express Secara Online

Jhon Chan

Telkomsel Hadirkan Layanan Lebih Mudah, Cepat Bagi Pelanggan

Jhon Chan

Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

Jhon Chan

Surprise Deal! SIMPATI Bikin Nonton Makin Gas dengan Kuota Berlimpah

Jhon Chan

Paket RoaMAX Haji 2026 Telkomsel, Kuota 42GB, Bisa Digunakan di 13 Negara

Jhon Chan

Leave a Comment