TNI dan Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Garuda di Pakpak Bharat
Keponesia | Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kecupak 2, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, terus menunjukkan progres. Hingga Sabtu (19/9/2026), pembangunan jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat tersebut telah mencapai sekitar 8 persen.
Pembangunan jembatan ini melibatkan personel Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, Kopka Naseb Susanto, bersama masyarakat setempat.
Pada pekerjaan, Kopka Naseb Susanto bersama tiga warga melaksanakan pembongkaran dan pemindahan material besi dari jembatan lama yang telah mengalami kerusakan. Tahapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan jembatan beton baru.
Jembatan Garuda Tahap VII tersebut direncanakan memiliki panjang 13 meter dan lebar 3 meter, dengan kedalaman sekitar 5 meter.
Sejumlah material pembangunan juga telah tersedia di lokasi. Di antaranya pasir sebanyak dua mobil, kerikil ukuran 2–3 sebanyak 5 meter kubik, serta batu padas sebanyak dua mobil.
Danramil 07/Salak, Kapten Inf A.F. Sagala, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
“Jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menghadapi berbagai kendala dalam menjangkau lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen,” ujar Kapten Inf A.F. Sagala.
Ia menambahkan, akses yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus mengurangi biaya dan tenaga yang harus dikeluarkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kecupak 2 dikerjakan dengan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Keterlibatan Babinsa di tengah warga menjadi bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Jembatan Garuda diharapkan nantinya mampu membuka akses yang lebih mudah bagi warga Kecupak 2 dan desa sekitarnya.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan baru tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam mengakses lahan pertanian dan mendistribusikan hasil panen.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan. Negara hadir untuk rakyat. (**)
